Saat ini, pengiriman barang melalui jalur udara semakin diminati karena efisiensi waktu yang ditawarkan. Tapi, tahukah kamu bahwa proses pengambilan barang di kargo bandara tidak bisa dilakukan sembarangan?
Ada prosedur dan langkah-langkah yang harus kamu ikuti agar barang bisa diambil dengan aman, cepat, dan tanpa kendala. Kami akan membimbing kamu melalui langkah pengambilan barang di kargo bandara yang benar. Yuk, simak panduan lengkapnya di bawah ini!

1. Cek Informasi Kedatangan Barang
Langkah pertama sebelum kamu datang ke bandara adalah memastikan barangmu sudah benar-benar tiba. Biasanya, pihak ekspedisi atau maskapai akan memberikan informasi berupa Air Waybill (AWB) atau nomor resi. Nomor ini bisa kamu gunakan untuk melacak status barang secara online melalui website resmi maskapai atau layanan kargo bandara.
Kami sarankan kamu tidak terburu-buru datang ke bandara sebelum mendapatkan konfirmasi bahwa barang sudah sampai dan siap diambil. Hal ini penting agar waktu dan tenagamu tidak terbuang sia-sia.
2. Persiapkan Dokumen Penting
Sebelum menuju ke area kargo bandara, pastikan kamu sudah menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Beberapa dokumen standar yang harus kamu bawa antara lain:
-
Air Waybill (AWB) atau resi pengiriman
-
KTP atau identitas resmi dari pihak yang mengambil
-
Surat kuasa, jika pengambil bukan penerima asli
-
NPWP dan surat-surat bea cukai, jika barang terkena pajak impor
Jika kamu menggunakan jasa cargo, biasanya mereka akan membantu dalam pengurusan dokumen. Namun, jika kamu mengambil langsung, pastikan semua dokumen ini lengkap untuk menghindari penolakan dari petugas.
3. Datang ke Gudang Kargo Bandara
Setelah barangmu dipastikan sudah tiba dan semua dokumen siap, kamu bisa langsung menuju ke lokasi gudang kargo bandara. Perlu dicatat, lokasi gudang kargo biasanya terpisah dari terminal penumpang, jadi pastikan kamu mencari informasi lokasi yang benar.
Di bandara besar seperti Soekarno-Hatta, gudang kargo bisa berada di area khusus seperti Terminal Kargo Internasional atau Domestik. Pastikan kamu menuju tempat yang sesuai dengan jenis pengiriman barangmu.
4. Registrasi di Loket Kargo
Sesampainya di gudang kargo, langkah selanjutnya adalah melakukan registrasi atau pendaftaran di loket penerimaan. Di sini, kamu perlu menyerahkan dokumen yang sudah kamu persiapkan tadi. Petugas akan memverifikasi informasi dan memberikan kamu form pengambilan atau semacam kupon pengambilan barang.
Jika semua dokumen valid, proses ini biasanya tidak memakan waktu lama. Tapi jika ada kesalahan data atau dokumen kurang, kamu harus melengkapinya terlebih dahulu sebelum lanjut ke proses selanjutnya.
5. Proses Pemeriksaan dan Pembayaran (Jika Ada)
Setelah registrasi, barang kamu akan masuk ke tahap pemeriksaan. Jika barang berasal dari luar negeri, maka petugas bea cukai akan memeriksa isi barang untuk menentukan apakah barang tersebut terkena pajak impor atau tidak.
Kamu perlu membayar bea masuk atau pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Pembayaran biasanya bisa dilakukan langsung di tempat, baik tunai maupun menggunakan kartu.
Jika barang kamu berasal dari pengiriman domestik, biasanya proses ini lebih cepat dan tidak melibatkan pajak tambahan, kecuali barang tersebut bernilai tinggi atau masuk kategori khusus.
6. Ambil Barang dan Verifikasi Akhir
Setelah semua proses selesai, kamu bisa mengambil barang di area pengambilan. Pastikan kamu memeriksa kondisi barang sebelum meninggalkan gudang. Jika ada kerusakan, segera laporkan ke petugas untuk dicatat dan ditindaklanjuti.
Jangan lupa simpan semua bukti pembayaran dan dokumen sebagai arsip pribadi. Ini bisa berguna jika terjadi masalah di kemudian hari.
Mengambil barang di kargo bandara memang memerlukan persiapan dan ketelitian. Tapi dengan mengikuti langkah-langkah yang benar, kamu bisa menyelesaikan semuanya dengan lancar.

