Jakarta – Dalam dunia logistik dan pengiriman cargo, istilah Dangerous Goods (DG) mengacu pada barang-barang yang memiliki potensi membahayakan keselamatan manusia, lingkungan, maupun alat transportasi apabila tidak ditangani sesuai prosedur.
Karena memiliki risiko tertentu, pengiriman barang Dangerous Goods wajib mengikuti regulasi dan standar keamanan khusus, terutama untuk pengiriman udara, laut, maupun darat.
Apa Itu Dangerous Goods?
Dangerous Goods adalah barang atau material yang memiliki kandungan berbahaya seperti mudah terbakar, meledak, beracun, korosif, hingga radioaktif. Barang-barang ini diklasifikasikan berdasarkan tingkat risiko dan jenis bahayanya.
Dalam pengiriman cargo, setiap kategori DG memiliki aturan packing, labeling, dokumentasi, dan handling yang berbeda.
Kategori Dangerous Goods
Berikut beberapa kategori Dangerous Goods yang umum dalam industri logistik:
Class 1 – Explosives
Barang yang memiliki potensi ledakan.
Contoh:
- Kembang api
- Amunisi
- Bahan peledak industri
Class 2 – Gases
Gas bertekanan, gas cair, atau gas mudah terbakar.
Contoh:
- Aerosol
- Gas LPG
- Tabung oksigen
Class 3 – Flammable Liquids
Cairan yang mudah terbakar.
Contoh:
- Cat
- Thinner
- Alkohol
- Bensin
Class 4 – Flammable Solids
Bahan padat yang mudah terbakar atau bereaksi dengan air.
Contoh:
- Korek api
- Karbon tertentu
- Magnesium
Class 5 – Oxidizing Substances & Organic Peroxides
Zat pengoksidasi yang dapat memicu kebakaran.
Contoh:
- Hydrogen peroxide
- Pupuk kimia tertentu
Class 6 – Toxic & Infectious Substances
Barang beracun atau mengandung infeksi.
Contoh:
- Pestisida
- Limbah medis
- Sample laboratorium
Class 7 – Radioactive Materials
Material radioaktif dengan tingkat radiasi tertentu.
Contoh:
- Peralatan medis radioaktif
- Material penelitian nuklir
Class 8 – Corrosive Substances
Barang yang dapat menyebabkan korosi atau kerusakan material.
Contoh:
- Air aki
- Asam sulfat
- Cairan kimia korosif
Class 9 – Miscellaneous Dangerous Goods
Kategori barang berbahaya lainnya yang tidak masuk klasifikasi utama.
Contoh:
- Baterai lithium
- Dry ice
- Magnet
Pentingnya Pengiriman DG dengan Vendor Berpengalaman
Pengiriman Dangerous Goods tidak bisa dilakukan seperti pengiriman biasa. Dibutuhkan:
- Packing sesuai regulasi
- Label DG resmi
- Dokumen pendukung lengkap
- Handling khusus
- Proses acceptance sesuai maskapai atau operator cargo
Kesalahan handling dapat menyebabkan penolakan cargo, keterlambatan pengiriman, hingga risiko keselamatan.
Pengiriman Kargo Support Pengiriman Dangerous Goods
Pengiriman Kargo melayani pengiriman berbagai kategori Dangerous Goods dengan dukungan tim operasional yang memahami prosedur handling DG untuk kebutuhan cargo domestik.
Layanan tersedia untuk kebutuhan:
- Pengiriman project cargo
- Sparepart dan industrial goods
- Pengiriman baterai dan elektronik
- Chemical dan liquid tertentu
- Cargo urgent antar kota
Dengan dukungan operasional dan jaringan pengiriman yang luas, Pengiriman Kargo siap membantu kebutuhan pengiriman Dangerous Goods lebih aman dan terkontrol.

